Tiket Pesawat Bisa Ganti Nama – “Beli tiket dulu atau buat paspor dulu?” Salah satu sepupu saya bertanya kepada saya bahwa sebelum saya menyadarinya, saya sedang bepergian ke negara tetangga. Nah, menjawab pertanyaan itu sebenarnya mudah. Cara paling aman adalah membuat paspor terlebih dahulu lalu memesan tiket. Namun kedatangan tiket promosi hampir selalu seperti orang yang sedang jatuh cinta. Terkadang hal itu datang secara tiba-tiba. -Eaah. Jika kemudian maskapai mengeluarkan penawaran promosi, ada baiknya membeli tiket terlebih dahulu. Urusan paspor bisa ditangani nanti. Lha, kalau mau bikin paspor lalu pesan tiket, tiket promosinya mungkin sudah dibeli traveler lain. Aduh Buyung! Salah satu tips menghemat perjalanan murah adalah dengan tidak terlalu memikirkan saat ada promosi tiket hehehe. Jika kebanyakan orang ragu maka tidak akan pernah bisa pergi berlibur ke luar negeri. Saya tidak begitu mendapatkannya dari maskapai lain. Artikel ini hanya untuk maskapai AirAsia. Yang jelas, untuk membeli tiket dari AirAsia kita tidak perlu memasukkan nomor paspor. Artinya kita sudah bisa memesan tiket dengan nama lengkap sesuai KTP, cukup. Jadi bagi anda yang sudah menemukan tiket murah dan ingin bepergian namun memiliki paspor, sah-sah saja membeli tiketnya terlebih dahulu. Jadi Anda bisa mengurus paspornya nanti setelah Anda memiliki tiket di tangan. Sejauh yang saya ingat, saya sudah membantu membeli puluhan tiket Airasia. Alhamdulillah tidak pernah ada kesalahan dalam penulisan nama atau keterangan identitas lainnya. Sampai bulan lalu, mau tidak mau, saya harus mengurus perbaikan tiket karena ada kesalahan informasi yang mengakibatkan salah pemesanan tiket yang dikirimkan kepada saya. Jadi ceritanya adik saya dan 9 temannya akan pergi ke Malaysia dan Singapura untuk perjalanan pertama mereka ke luar negeri. Sejak awal saya peringatkan agar tidak terjadi kesalahan saat memesan tiket. Jadi saya pinjam semua KTPnya supaya tidak error. Setelah mengumpulkan semua tiket, saya memesan tiket dengan mencantumkan nama di KTP. Dari awal sudah ada satu nama untuk calon penumpang sulit itu. Artinya nama di KTP dan nama di kartu pelajar berbeda. Setelah ditanya, menurut pengakuannya, namanya ada di ijazah, KTP dan KTM semuanya berbeda. Jangan bertindak seperti itu! Bagaimana mungkin? Seiring berjalannya waktu, saya mengambil resiko dan memesan berdasarkan KTP saya. Nama di KTP dan kartu lainnya hanya berbeda satu huruf saja. Yusuf menjadi Yusuf. Nama di tiket yang dipesan adalah Yusuf Perdana, namun di paspor Jusuf Perdana. Sampai disini saya masih tenang. Karena saya sudah membaca informasi di rombongan tour bahwa koreksi nama penumpang masih diperbolehkan dalam kondisi tertentu. Salah satunya adalah IF yang salah ketik tidak lebih dari 3 huruf. Nama penumpang masih dapat diperbaiki dalam beberapa kondisi lainnya. Ternyata. seperti yang tertulis di website AirAsia ya!
Lalu bagaimana cara memperbaiki namanya? Menurut petunjuk di website Airasia dot com, setidaknya ada 3 cara untuk mencoba dan mengoreksi nama penumpang AirAsia. Mohon diperhatikan bahwa koreksi nama saja TIDAK menggantikan penumpang dengan penumpang lain, karena penggantian penumpang tidak diperbolehkan lagi sejak Juli 2014. Apa saja ketiga cara tersebut?
Tiket Pesawat Bisa Ganti Nama
[1] MENGGUNAKAN E-FORM Cara ini menurut saya paling praktis. Karena bisa dilakukan melalui perangkat elektronik apa saja yang terhubung dengan internet. Saya pribadi lebih nyaman menggunakan formulir elektronik karena saat menggunakan Twitter (cara kedua), saya agak kesulitan menyampaikan maksud dan tujuan dengan jumlah karakter yang terbatas.
Cara Reschedule Tiket Pesawat Di Traveloka Halaman All
Mengisi formulir elektronik juga mudah. Kita hanya perlu mengisi semua data yang diperlukan. Kami juga dapat menyertakan lampiran (misalnya scan KTP atau paspor) dengan nama ID penumpang yang ingin Anda koreksi. Setelah formulir elektronik diserahkan, kami akan menerima email notifikasi dan diminta menunggu hingga 48 jam (2 hari). [2] VIA TWITTER Cara kedua adalah menghubungi AirAsia melalui Twitter mereka di @AskAirAsia.
Menurut saya agak lambat mendapatkan masukan dengan cara ini. Akun Twitter ini juga tidak selalu aktif. Ini buktinya: tweet terakhir @AskAirAsia rupanya dibuat pada 22 Agustus. Padahal, pengelolanya hanya bekerja di hari kerja. Namun saat saya menulis postingan ini pada 24 Agustus, akun Twitternya juga belum diupdate. Meskipun itu hari Senin dan hari kerja. Setelah mengisi e-form, saya pun mengirimkan tweet tidak hanya ke @AskAirAsia tetapi juga ke @AirAsia dan @AirAsiaID. Sebenarnya? Tak satu pun dari ketiga akun Twitter ini yang menanggapi tweet saya. [3] MELALUI OBROLAN LANGSUNG
Saya belum pernah menggunakan cara ini sebelumnya karena saya mengalami kendala pada koneksi internet dan juga antrian yang cukup panjang dan panjang. Jadi saya tidak menggunakan cara ini sama sekali. Namun, cobalah hanya jika teman-teman ingin mencobanya. * * * Oke, kembali ke Yusuf/Jusuf Perdana. Saya sudah menyiapkan data-data yang diperlukan sebagai syarat koreksi nama penumpang. Ada masalah lain yang akan datang. Rupanya ada teman kakak saya yang lain yang ternyata salah memasukkan namanya (karena saya masih mengacu pada KTP saya). Berbeda dengan Yusuf yang hanya berjarak satu huruf, kesalahan nama penumpang lain cukup rumit dan tidak bisa diperbaiki berdasarkan aturan AirAsia. Mengapa? Akibat kesalahan penulisan nama penumpang terdapat lebih dari 3 huruf. Jadi nama di KTP itu M Rian Syah, tapi ternyata yang di paspor (yang merujuk kembali ke akta kelahiran) adalah Muhammad Riansah. Saya sedikit memahaminya karena saya juga menemukan kesalahan nama pada ID saya karena hakim distrik tidak hati-hati ketika saya memasukkan nama saya saat membuat KTP. Bismillah, coba dulu. Saya segera mengisi formulir elektronik sekaligus mengajukan permohonan koreksi nama Yusuf dan Rian. Saya juga melampirkan scan paspor mereka. Setelah dikirim, saya diminta menunggu 2 hari. 2 hari telah berlalu, jawabannya masih belum muncul. Saya kemudian mencari informasi di internet bahwa hal tersebut dapat ditanyakan melalui telepon [021-292-70-999 atau 0804-1333-333]. Benar saja, setelah menelepon, ternyata AirAsia belum memeriksa e-form yang saya kirimkan dan meminta saya mengirimkan kembali permintaan perubahan nama melalui email beserta lampiran pindaian paspor (yang kemudian mereka informasikan kepada saya karena dibawa dari alamat email). Lha bukannya sudah dalam bentuk elektronik? Mengapa email diminta? Entahlah… Sejauh ini masih menjadi misteri. Mereka mungkin menerima terlalu banyak formulir elektronik sehingga membuat responsnya lambat. Karena kejadian tersebut secara tidak langsung saya mengetahui cara keempat dalam meminta perubahan nama tiket penumpang AirAsia. [4] Melalui email dan telepon. Saya sudah menyiapkan email dan file. Saya kemudian mengirimkan email tersebut ke alamat email yang mereka berikan kepada saya melalui telepon, yaitu: [Indonesia-suppdoc@airasia.com]. Setelah saya kirim emailnya, saya diminta konfirmasi lagi lewat telepon. Biaya telepon yang sangat boros! Penting: (1) Sebaiknya kirimkan permintaan email + lampiran terlebih dahulu, lalu konfirmasi melalui telepon. (2) Jangan lupa sertakan kode booking penerbangan pada subject email. Berdasarkan pengalaman saya, saya diminta untuk mengirim ulang email karena saya tidak menulis kode booking di subjek email. Setelah email terkirim dan diverifikasi, HOLA! Baru 24 jam kemudian tiket baru dikembalikan ke email kami. Jadi kekhawatiran saya terhadap tiket M Rian Syah ternyata tidak berdasar. Padahal peningkatannya lebih dari 3 digit. Alhamdulillah suatu saat bisa mendapat bantuan dari AirAsia. Selesai? Oh tidak 🙂 karena pengalaman mengoreksi nama 2 penumpang tersebut, saya harus berurusan dengan AirAsia lagi ketika teman saya meminta saya untuk membantu mengoreksi nama tersebut. Kali ini bukan salah ketik melainkan penumpang lupa nama di paspornya yang terdiri dari 3 kata >..< (ternyata paspor yang digunakan adalah paspor) . dipakai untuk umrah, jadi namanya jadi 3 kata.) Nama di tiket adalah Dinda Wati, tapi di paspor tampak Dinda Wati Muslim*. Muslim sendiri adalah nama orang tuanya. Untuk kasus yang satu ini berbeda. Artinya, penambahan nama akan lebih lengkap sesuai paspor. Ironisnya, wanita di KTP ini punya gelar, namun tidak tertulis saat pemesanan tiket. Setelah beberapa kali menghubungi AirAsia (karena kendala data scan yang tidak jelas), tiket Bu Dindu akhirnya diperbaiki. Ah misi selesai! Urusan nama penumpang sudah selesai, tinggal jalan-jalan saja. Oh ya, mungkin aku penasaran. “Hanya berbeda satu huruf saja, bukan?” Hmm, jawabannya bisa iya atau tidak. Lebih baik aman. Terakhir kali saya ke Singapura, ibu saya dibawa ke ruang imigrasi tersendiri karena jelas-jelas ada perbedaan nama dan KTP. Hanya selisih 1 digit! Tapi tetap saja merepotkan karena harus diinterogasi, tapi untung saya bisa lolos karena ibu saya tidak boleh masuk ke Singapura lagi jika saya tidak mencantumkan nama di KTP atau paspor saya. FYI: Saat saya pesan tiketnya, saya sudah menyebutkan nama di paspor. Ternyata, dia diminta menunjukkan KTP-nya di Imigrasi Singapura dan menemukan perbedaan satu huruf. Selain itu, ibu saya menggunakan paspor haji dengan nama 3 kata, sedangkan nama asli ibu saya hanya 1 kata. Tapi Alhamdulillah happy ending 🙂 Yuk, seru-seruannya! Hasil :
*Semua nama penumpang dalam pesan ini adalah nama samaran. UPDATE 26 Januari 2017: Contoh Email Karena banyak sekali komentar/pertanyaan email yang menanyakan cara mengirim contoh email, maka saya sertakan contoh emailnya.
Terkuak, Penyebab Tiket Pesawat Ke Luar Negeri Lebih Murah Dari Domestik
3. Dalam kasus saya, saya ingin segera mengganti 2 penumpang dengan kode booking berbeda, jadi tambahkan itinerary + kode booking sebagai berikut. Terpisah dari penumpang Fredy
4. Konfirmasikan juga paspor penumpang kedua. Jika memungkinkan, paspor yang jelas seperti foto ini. Contoh paspor Fredy tidak jelas, namun saat itu masih diterima.
Tandai Aceh
Ganti nama tiket pesawat garuda, ganti nama tiket pesawat sriwijaya, ganti nama tiket pesawat lion air, ganti nama tiket pesawat, cara ganti nama tiket pesawat citilink, apakah bisa ganti nama tiket pesawat, ganti nama tiket pesawat air asia, ganti nama tiket pesawat citilink, cara ganti nama tiket pesawat